Jenis Alogaritma yang digunakan Google

Jenis Alogaritma yang digunakan Google pada tahun 2013 lalu banyak membuat sebagian webmaster yang sudah mengumpulkan banyak backlink untuk strategi SEOnya merasakan dampak yang tidak menyenangkan, hal ini berdampak pada webmaster yang lebih mementingkan kuantitas sebuah backlink tanpa melihat kualitasnya. Algoritma adalah susunan yang sistematis dalam sebuah perhitungan yang melibatkan banyak faktor di dalamnya untuk menghasilkan suatu fungsi. Pada mesin pencari Google, susunan algoritma berfungsi sebagai pemilah dan bertugas sebagai pemberi peringkat pada halaman website. Hasil dari susunan peringkat ini nantinya akan menjadi tampilan pada halaman hasil pencarian Google yang dapat dikategorikan sesuai dengan kata kunci tertentu.

Hitungan yang dilakukan Google untuk memilah puluhan triliun halaman website adalah perhitungan yang amat sangat kompleks yang melibatkan ratusan algoritma besar dan kecil. Hal mustahil dan tentunya sangat sulit untuk membahas semua algoritma yang digunakan Google, Kami di sini akan coba menjelaskan beberapa algoritma yang digunakan Google dan sudah cukup terkenal di dunia karena kecanggihannya.

Google Hummingbird

Ini adalah salah satu algoritma yang sangat besar pada google. Jika Google adalah sebuah jet tempur, maka Hummingbird adalah inti mesin dari jet tempur tersebut. Pada saat Google Hummingbird pertama kali diaktifkan pada bulan agustus 2013 lalu, Hummingbird membuat perubahan algoritma berskala besar. Perubahan sebesar ini juga terjadi pada tahun 2001.

Alasan Google memberikan nama Hummingbird karena mereka menganggap algoritma ini adalah algoritma yang cepat dan tepat. Alasannya Google membuat alogaritma ini semakin mirip dengan manusia di mana Google sudah mengerti makna di balik sebuah kata. Google juga dapat memahami sinonim, anonim, dan kata-kata yang sering dipakai pada sebuah pembahasan yang sejenis.

Banyak orang yang mengatakan ini akan berakhir buruk pada SEO. Padahal Hummingbird akan membuat SEO semakin sederhana dan bahkan tidak akan sesulit dulu. Dahulu Anda harus giat mencari backlink hingga berjuta-juta backlink Anda cari untuk bisa membuat website menjadi no satu pada halaman pertama di Google dengan kata kunci tertentu. Sekarang dengan adanya modifikasi pada konten dan cukup dengan beberapa backlink dari website luar, anda sudah berpeluang besar menguasai kata kunci yang anda targetkan.

Hummingbird akan lebih membawa keseimbangan pada onpage dan offpage sebuah website. Dan itu berarti para webmaster harus lebih serius dalam membenahi kualitas dari kontennya. Jika Anda selaku pemilik website yang merasa malas untuk melakukan update, apapun algoritmanya pasti akan sulit, karena kompetitor kita bukanlah mesin algoritma melainkan webmaster yang lebih rajin dan lebih berpengetahuan dari kita.

Penjelasan tentang Google Hummingbird juga bisa dilihat pada laman Wikipedia Bahasa Indonesia

Cara menghadapi Hummingbird

Hummingbird bisa Anda hadapi dengan coba membuat sebuah konten yang lebih detil yang lengkap dengan menggunakan sinonim atau istilah yang lazim pada sebuah pembahasan yang dituliskan dalam sebuah konten. Konten yang detil akan sangat berguna untuk pembaca dan akan lebih mendominasi peringkat 5 besar pada pencarian di mesin google.

Google Panda

Panda sangat penting untuk Anda perhatikan, semua penilaiaan pada sebuah konten Google menugaskan Alogaritma Panda sebagai eksekutornya. Seberapa naturalnya sebuah konten dan relevansi pada sebuah konten tersebut akan menjadi fokus dari algoritma google panda ini. Selain masalah relevansi dan kealamian, Panda juga disempurnakan oleh dapat menilai umur suatu konten.

Google panda juga akan menilai link yang masuk dan kueri yang mereferensikan suatu konten. Secara garis besarnya Algoritma Panda ini adalah sebuah system filtering untuk alogaritma Hummingbird. Jika sebuah website tidak lolos dari penilaiannya, ini adalah faktor yang akan mencegah halaman sebuah website tidak mendapatkan ranking di mesin pencari Google.

Cara menghadapi Panda

Hindari menumpuk kata kunci, pengulangan kata pada sebuah artikel tidak dianjurkan untuk menghadapi Alogaritma Panda.
Penjelasan detail sangat dibutuhkan pada sebuah artikel dan tidak bertele-tele.
Internal link sangat dibutuhkan, link yang relevan yang berhubungan dengan halaman yang bersangkutan.

Terlepas dari segala kekhawatiran para webmaster terkait update yang dilakukan Google, sebagian webmaster dapat tersenyum dan mensyukuri jerih payah selama ini yang lebih memilih kualitas sebuah backlink daripada menumpuk banyak backlink yang hasilnya dapat dirasakan sekarang setelah Alogaritma pada Google mengalami banyak perubahan besar.

Berbagi ilmu bisa membuat kita bahagia, silahkan Anda buktikan sendiri dengan share artikel ini kekerabat ataupun teman-teman Anda.

Comments

comments